Tentang Minyak Pijat dan Reaksi Pada Kulit Bayi
Pada beberapa kondisi dan jenis kulit bayi, kita mendapati keadaan khusus. Dimana paska memijat, terjadi reaksi kulit. Beberapa hal ini bisa jadi catatan khusus untuk orang tua sebelum memijat dan memilih jenis minyak pijat.
Organic oil sebetulnya tidak akan menimbulkan efek reaktif berlebihan pada jenis kulit normal bayi, karena bahannya berasal dari alam dan proses pengolahannya juga sangat pendek. Sehingga memungkinkan semua kandungan vitamin dan mineral didalamnya terjaga. Namun, untuk kulit bayi yang sensitif, ada juga jenis organic oil yang dapat menimbulkan alergi.
Sebelum membahas jenis minyak, ada baiknya bahasan kita diawali dengan mengapa kulit bayi bisa bereaksi terhadap organic oil.
Saat terjadi reaksi dari kulit, yang perlu diperhatikan adalah,
- Riwayat penggunaan minyak pijat terdahulu, sebelum menggunakan organic oil. Apakah bayi biasa di pijat dengan baby oil yang berbahan dasar synthetic/petroleum oil? Atau bayi terbiasa dipijat menggunakan minyak selain organic oil?
- Kita perlu tahu, bahwa semua yang masuk kedalam tubuh akan diserap termasuk sesuatu seperti minyak yang diusapkan ke atas permukaan kulit. Pada akhirnya masuk ke dalam proses sirkulasi tubuh, terbawa sampai ke limpa untuk kemudian cairan darah membersihkan racun dalam tubuh dan membuang semua yang tak penting. Saat menggunakan non organic oil, kemungkinan beberapa kandungan bahan-bahan didalamnya mengendap dalam tubuh membentuk residu dan tidak semuanya terbuang. Karena apa? Ada beberapa jenis bahan asing didalamnya yang tak di kenali tubuh. Lalu, berakhir mengendap di saluran pembuluh darah. Sampai disini semoga bisa dipahami, mengapa memijat bayi tidak disarankan menggunakan non organic oil. 😊
- Saat kita meninggalkan non organic oil dan beralih pada organic oil yang mudah terserap oleh tubuh. Catatan kita adalah, kandungan vitamin dan mineral alaminya juga terserap dengan sangat baik. Hal ini sangat membantu sirkulasi tubuh. Saat proses terjadi, secara tak langsung kandungan dalam organic oil juga membantu tubuh mengeluarkan bahan-bahan asing yang pernah terendap dalam tubuh. Dan menjadi detoksifikasi alami untuk tubuh. Reaksinya bisa terlihat pada permukaan kulit. Seperti bintik kemerahan, yang berangsur akan menghilang di beberapa minggu. Jadi bintik merah paska penggunaan organic oil adalah reaksi detoksifikasi tubuh terhadap residu dari bahan-bahan asing yang terkandung dalam non organic oil.
Sudah beralih pakai organic oil, tapi kenapa kok reaksi kulit bayi setelah beberapa minggu tidak kunjung normal kembali. Masih timbul bintil merah dan gatal, kenapa ya? Nah, hal-hal dibawah ini yang perlu kita cek ulang lagi.
- Apakah orang tua mau melakukan serangkaian tes, untuk menguji tingkat alergi anak terhadap organic oil tertentu pada permukaan kulit yang sensitifitasnya terlalu tinggi. Test ini bernama "Patch Test".
- Anak dengan sensitifitas kulit yang tinggi, biasanya tidak disarankan menggunakan minyak dengan kandungan asam lemak yang tinggi. Apakah ada contoh organic oil dengan kandungan asam lemak yang tinggi? Jawabannya ada. Minyak zaitun salah satunya. Jika bayi memiliki sensitifitas kulit yang tinggi, ada baiknya menghindari jenis minyak ini. Karena akan meningkatkan permeabilitas kulit yang mengganggu jaringan lipid pada bagian luar kulit, dan berefek gatal. Jadi untuk bayi berkulit sensitif, jika ingin mencari jenis minyak pijat cari yang tidak mengandung oleic acid/asam lemak.
- Kalau nggak cocok pakai minyak zaitun, terus pakai organic oil jenis apa dong? Jadi ada beberapa organic oil yang disarankan. Yaitu, fractionated coconut oil (minyak kelapa yang sudah di fraksinasi), grapeseed oil (minyak biji anggur) dan sunflower (minyak bunga matahari)
- Apa bedanya evco (extract virgin coconut oil)/vco (virgin coconut oil) dan fractionated coconut oil?
- Fractionated Coconut Oil > adalah minyak kelapa yang dihasilkan dengan cara pemisahan menjadi beberapa lapisan melalui pendingin. Sehingga menghasilkan minyak yang ringan dan mudah terserap kulit dengan kandungan nutrisi yang terjaga.
- Extract Virgin Coconut Oil atau Virgin Coconut Oil > adalah minyak kelapa yang dihasilkan dengan cara fermentasi dan pemanasan.
Jadi, kebijakan orang tua dalam pemilihan minyak pijat bayi juga menentukan cocok/tidaknya organic oil yang akan dipakai untuk memijat. Untuk menentukan keputusan tersebut, hal-hal dibawah ini bisa jadi pertimbangan untuk orang tua.
- Mencari preferensi ilmial secara individual/cultural/national
- Ketersediaan organik oil
- Tipe/jenis kulit bayi
- Kapan dan bagaimana lingkungan tempat anda akan menggunakan minyak tersebut (kondisi cuaca dan lingkungan)
- Daftar minyak yang sebaiknya dihindari
- Cek resiko alergi bayi
- Lakukan pengamatan dan penelusuran informasi tentang organic oil yang hendak anda gunakan termasuk kontraindikasi didalamnya. Sebagai contoh minyak zaitun (reaksi alerginya adalah gatal pada kulit bayi yang sensitif), safflower oil (meningkatkan reaksi alergi) dll.
Sekian, catatan dari saya semoga bisa bermanfaat 😊
Salam hangat penuh cinta,
Ariny Rizkina
(CIMI, Volunteer MHI, Co-Founder @rumah_arunika, Blogger and Mom of 3)
Sumber bacaan : Health Journal IAIM, updated 2010. Article : Baby Massage Oils by Cherry Bond (RSCN, RGN, Neonatal Nurse, Massage Therapist and CIMI)
Comments
Post a Comment