Communication, Respect and Trust

[[Kembali belajar menulis tentang pijat bayi]]

Saat aku menemukan foto quote dibawah ini dari salah satu komentar seorang kawan, aku tergelitik. Semua yang tertulis di quote itu, rasanya masih sangat berhubungan dengan kegiatan memijat bayi. Kegiatan yang sering aku lakukan, semenjak jadi seorang ibu. Dan jelas berhubungan dengan pelajaran/materi, yang aku dapatkan sejak aku mengikuti pelatihan sebagai instruktur pijat bayi.

♥♥♥

Komunikasi, Rasa Hormat dan Kepercayaan
By. Ariny Rizkina
.
3 aspek yang disebutkan pada judul diatas, sangat erat kaitannya dengan keberlangsungan dan keterikatan sebuah hubungan sesama manusia. Jika salah satunya diabaikan, maka tentunya akan berpengaruh langsung terhadap perubahan sebuah hubungan
.
Belajar memijat bayi kita dirumah adalah salah satu sarana yang baik, untuk mengajarkan 3 aspek tersebut pada anak (tentunya banyak juga sarana belajar di era digital ini). Kegiatan memijat, dapat mengasah komunikasi antara orang tua dan anak. Membangun rasa hormat terhadap sesama. Dan menumbuhkan rasa percaya dalam hubungan anak-orang tua.
.
1. Melatih kepekaan orang tua, tentang cara berkomunikasi yang baik, bisa dilakukan dengan ringan saat kita mulai menatap mata bayi kita. Dari sanalah semuanya berawal. Belajar berkomunikasi tak hanya tentang  belajar berbicara, mengenalkan kata atau menyusun sebuah kalimat. Tapi juga belajar tentang bagaimana kita mendengarkan secara layak sebagai pendengar yang baik. Dan belajar bagaimana komunikasi berjalan secara 2 arah.
.
2. Saat memijat bayi, orang tua disarankan untuk meminta izin lebih dulu saat akan menyentuh setiap bagian dari tubuh bayi. Tujuannya agar terbangun rasa hormat antara anak-orang tua. Anak akan terbiasa mendengar orang tuanya meminta izin, dan merasa diberikan rasa hormat dengan cara yang positif. Mereka juga akan belajar memberikan timbal balik yang baik pada sikap kita. Karena anak-anak adalah peniru orang tuanya.
.
3. Dengan komunikasi dan rasa hormat dari orang tua saat memijat, anak juga belajar menanamkan kepercayaan mereka. Apa pun yang terjadi di lingkungan anak-anak saat tumbuh besar nanti, mereka akan kembali pada orang tua sebagai sumber terpercaya.
.
Karena tanpa komunikasi, tak akan terbangun sebuah hubungan. Tanpa rasa hormat tak akan yang namanya cinta. Dan tanpa kepercayan tak ada lagi alasan untuk terus berlanjut. Bagaimana bisa hubungan sesama/anak-orang tua, berlanjut tanpa semua pondasi dasar tersebut? Maka baiknya mulailah kita semua belajar.
.
Kegiatan memijat bayi, mungkin terkesan sebagai kegiatan sederhana sehari-hari. Tapi dibalik itu semua ada manfaat besar yang dapat kita tanamkan pada anak sejak dini.
.
Maka janganlah ragu untuk mulai memijat bayi kita sendiri dirumah. Saat kita tahu ada manfaat besar dibalik kegiatan yang dilakukan bersama anak-anak kita dirumah. Jangan tunggu nanti, tapi mulailah dari sekarang.
.
Demikian, aku kembali belajar menulis. Dengan membahas keterkaitan kegiatan memijat bayi dengan kebutuhan dasar manusia akan komunikasi, rasa hormat dan kepercayaan. Mohon maaf jika masih ada banyak kekurangan dalam segi isi tulisan dan penulisan. Namanya juga mamak alay lagi belajar. Hehehe
.
Salam elus penuh cinta,

Ariny Rizkina
(CIMI, Volunteer MHI, Co-Founder @rumah_arunika, Blogger and Mom of 3)
.
Photo take from fb. Ibu Anung Nur Rachmi
.
Tulisan ini juga bisa dibaca di fanpage Pijat Bayiku, dan akun instagram @pijatbayiku_

Comments

Popular posts from this blog

Ketika Sulung Perempuanku, Bertanya tentang Pubertas

6 Alasan Mengapa Ibu Harus Memijat Bayinya Sendiri

Support Group Sebagai Salah Satu Bentuk Support System Ibu