#Ulasan Buku Gentle Birth Balance
Judul buku : Gentle Birth
Balance (293 Halaman)
Penulis : Bidan
Yesie Aprillia
#Ulasan
Kehamilan merupakan salah satu fase reproduksi yang akan dialami
oleh setiap perempuan. Sebagai calon orang tua, nyatanya banyak sekali edukasi
seputar kehamilan yang masih belum tersampaikan secara maksimal kepada pasutri.
Bahwasanya kehamilan tidak hanya tentang terjadinya sebuah perubahan secara
fisik, tetapi juga akan ada perubahan secara psikis yang dialami oleh
perempuan, yang mampu membawa pengaruh besar juga pada pasangannya.
Dalam buku Gentle Birth Balance, bidan Yessie ingin menyampaikan
tentang betapa pentingnya mempersiapkan kehamilan yang tak hanya sehat secara
jasmani, tapi juga sehat secara mental. Ada
banyak sekali kiat yang ditulis oleh beliau. Karena kehamilan adalah
tentang masa 40 minggu, yang bisa menjadikan seorang calon ibu berdaya dan
memahami janin juga proses kehamilannya dengan sebuah upaya yang sangat besar.
Beliau mengajak semua ibu hamil untuk menjalani kehamilan dengan
sadar dan sehat. Bahkan ketika awal konsepsi, proses tersebut dapat dilakukan
secara sadar oleh pasutri yang memang menginginkan sebuah kehamilan.
Ketika kita sadar bahwa kita sedang hamil, tentunya kita juga akan
menyadari ada janin kecil yang tumbuh dalam rahim seorang ibu. Janin perlu
diberikan asupan nutrisi seimbang untuk menunjang pertumbuhan dan
perkembangannya. Makhluk kecil yang menggemaskan itu, juga perlu diberikan
asupan cinta dan kasih sayang oleh kedua orang tuanya. Semua hal tersebut perlu
ditanamkan dalam diri agar menjadi sebuah kesadaran yang bersifat kontinyu.
Dalam buku juga menjelaskan bahwa persalinan adalah sebuah keadaan
yang memang dapat diusahakan oleh semua ibu. Bersalin juga merupakan sebuah
seni sekaligus pengetahuan yang bisa dipelajari. Melalui pemenuhan-pemenuhan
hak tubuh, rasanya tak sulit untuk mempraktekkan langsung semua anjuran-anjuran
yang baik selama masa kehamilan. Karena waktu kehamilan merupakan, fase emas
persiapan kita untuk menghadapi masa bersalin.
Belajar bernafas dengan penuh relaksasi, menyadarkan bahwa dalam
setiap hembusan nafas yang ringan ternyata dapat menjadi sumber kekuatan ketika
akan bersalin dan menghadapi duo dinamis dalam proses persalinan yaitu fear and
pain (rasa takut/cemas dan rasa sakit).
Kita juga akan diajak penulis, untuk belajar untuk mengatur/
mengendalikan rasa sakit yang selama ini sudah menjadi rahasia umum perempuan
dan diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya. Mengendalikan rasa sakit
bukan berarti menghilangkan, tetapi mengajarkan tubuh agar lebih dapat menerima
rasa sakit saat melahirkan.
Disana, ada penjelasan tentang hormon apa saja yang sangat
berperan penting selama masa kehamilan dan ketika menjalani proses melahirkan.
Ditunjang dengan anjuran untuk melakukan yoga selama masa kehamilan,
hypnobirthing dan meditasi, juga tips-tips yang dapat dilakukan selama hamil.
Saya merasa buku ini merupakan salah satu buku yang dapat mengenalkan kita pada
tubuh kita sendiri. Tentu dengan penjelasan-penjelasan yang mudah dimengerti
oleh awam.
Saya juga merasa buku ini sangat mendongkrak rasa percaya diri
untuk ibu hamil, karena mampu memberikan harapan juga afirmasi positif pada
pasutri yang haus dan selalu ingin belajar tentang sebuah proses, agar menjadi
berdaya ketika menjalani setiap fasenya.
Apakah saya merekomendasikan buku ini sangat
layak baca? Jawabannya ya, bahkan bagi pasutri yang belum hamil bisa membaca
buku ini sebagai salah satu sumber informasi yang sangat bermanfaat. Disamping
itu, kita bisa menambah pengetahuan dasar sebagai calon orang tua, melalui
buku-buku kehamilan yang lain.
Demikian ulusan singkatnya. Semoga bermanfaat ya teman-teman.
Salam,
Ariny Rizkina
(CIMI, Volunteer MHI, Co-Founder @rumah_arunika, Blogger and Mom of 3)

Comments
Post a Comment