The Role of Parents in Infant Massage Activity



Keywords : Infant Massage, Nurturing Touch, Role of Parents

Pijat bayi, tanpa disadari masih terfokuskan pada manfaat secara fisik untuk bayi. Namun ternyata, manfaat pijat bayi yang di kenalkan oleh IAIM atau International Association of Infant Massage melalui Instruktur Pijat Bayi (CIMI/Certified Infant Massage Instructor) yang tersebar di 68 negara termasuk Indonesia, lebih merujuk pada manfaat secara menyeluruh atau manfaat secara holistik. Tak hanya untuk bayi, tetapi untuk orang tua, keluarga bahkan masyarakat.

Seperti tujuan utama IAIM, yaitu :

1. Mempromosikan sentuhan pijat bayi atau nurturing touch diseluruh wilayah Indonesia dengan cara meningkatkan kelekatan hubungan emosional antara orangtua serta bayinya.

2. Mempromosikan dan mengajarkan para orangtua agar selalu memberikan sentuhan pijat bayi atau nurturing touch, karena pijat bayi sebaiknya dilakukan oleh orang terdekat dari bayi, yaitu orangtua. 

3. Melalui seminar, training, atau pelatihan nurturing touch/pijat bayi di harapkan anak-anak akan makin merasa dicintai, bernilai dan dihargai oleh komunitas sosial masyarakat di seluruh dunia.

Pijat bayi yang kita kenal saat ini, merupakan teknik memijat bayi yang diciptakan oleh Vimala McClure. Seseorang yang berkebangsaan Amerika, dan juga penggagas dari organisasi International Association of Infant Massage disingkat IAIM. Beliau juga pernah bekerja sebagai seorang relawan di sebuah rumah yatim piatu, di negara India.

Selama minggu terakhir disana, dia terserang penyakit malaria. Yang kemudian, membuat Vimala harus kembali ke negara asalnya. Selama perjalanan menuju stasiun itulah, dia melihat seorang ibu yang sedang memijat anaknya yang sedang rewel dan menangis. Kegiatan pijat bayi yang dilihatnya saat di India begitu membekas dihati. 

Dia termenung, bagaimana bisa kegiatan sederhana seperti memijat bayi dapat menimbulkan kebahagiaan yang terpancar di raut wajah ibu dan anak. Disitulah Vimala mendapatkan pencerahan tentang kegiatan pijat bayi yang melibatkan hubungan emosional antara ibu dan bayinya.

Gerakan-gerakan pijat bayi yag diciptakan oleh Vimala tak hanya memberikan efek terapeutik saja untuk bayi. Bahkan para orang tua, bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar dari nurturing touch jika ingin belajar mempraktekkannya dirumah bersama bayi dan anak-anaknya.

Saya sering secara personal menyebutkan pada klien yang sedang berkonsultasi terkait pijat bayi. Bahwa semakin sering melakukan kegiatan memijat bayi dirumah, maka para orang tua akan memiliki ketrampilan untuk pengasuhan di 3000 hari pertama masa pertumbuhan dan perkembangan anak atau biasa kita sebut the golden age.

Kemampuan memijat bayi pada orang tua yang diasah setiap harinya akan meningkatkan insting motherhood, baik pada ayah atau ibu. Tubuh orang tua juga akan merespon dengan mengeluarkan hormon endorfin ketika melakukan bonding bersama dengan bayinya dalam kegiatan memijat dirumah.

orang tua memiliki peran yang besar dan sentral dalam tumbuh kembang putra-putrinya dirumah, dan kegiatan pijat bayi memberikan sarana bagi para orang tua dan bayinya untuk saling mengenali satu sama lain dengan lebih baik melalui sentuhan yang sangat kaya akan nutrisi cinta.


Demikian, tulisan tentang peran orang tua dalam kegiatan pijat bayi dirumah. Semoga bisa menjadi manfaat untuk semuanya.


Salam,

Ariny Rizkina

(CIMI, Volunteer MHI, Co-Founder @rumah_arunika, Blogger and Mom of 3)


Comments

Popular posts from this blog

Ketika Sulung Perempuanku, Bertanya tentang Pubertas

6 Alasan Mengapa Ibu Harus Memijat Bayinya Sendiri

Support Group Sebagai Salah Satu Bentuk Support System Ibu